Sabtu, 21 Desember 2013

Cinta segitiga

Cinta segitiga

Aditya dan Ardian… dua nama itulah yang selama 3 bulan terakhir mengisi hari-hariku.

Ardian…
Dia datang pada saat dimana aku sedang merasa sangat kehilangan, hari-hariku sedang membosankan dan menyedihkan. Aku baru saja putus cinta. Awal aku mengenalnya karena tidak sengaja mengirim sms. Setelah itu kami sering bertukar cerita, bertelpon ria.
Entahlah, aku tidak tahu kapan cinta itu hadir dalam hatiku dan aku juga tak mengerti mengapa cinta itu datang begitu cepat. Dan yang lebih aku tak mengerti mengapa aku harus mencintainya, padahal kita tak pernah bertemu.

Aneh bukan? Tapi itulah cinta, bila cinta tidak gila itu tidak dikatakan cinta…
Cinta itu harus gila.

Entahlah, apakah dia merasa hal yang sama dengan apa yang kurasa? Aku tak tahu. Hubunganku dengan ardian tak pasti, bertemankah atau berpacarankah…
Berteman…mungkin dia akan jadi seorang teman yang baik, yang selalu mau mendengar keluh kesahku setiap hari
Berpacaran…mungkin dia akan jadi seorang pacar yang setia,
Berteman atau berpacaran aku tak peduli. Aku merasa nyaman… mendengar suaranya dan mendengar tawanya, dia selalu menjalani kehidupannya dengan santai, seolah dia tidak pernah merencanakan hidupnya esok akan bagaimana, dia biarkan hidupnya mengalir. Tapi itulah yang ku suka, tapi hal itu pula yang pada akhirnya membuat aku benci.

Ardian datang lebih awal daripada adit, mungkin jika adit datang lebih awal, aku akan jatuh cinta padanya.

Aditya…
Aku mengenalnya karena perjodohan orang tua. Saat itu aku sedang menikmati kedekatanku dengan ardian.
Entahlah, aku tidak tahu kapan cinta itu datang di hati adit, aku tak mengerti mengapa adit sangat ingin menikah denganku, padahal perkenalan ini amat singkat. Entahlah, apakah aku merasa hal yang sama dengan adit? Aku tak tahu. Tapi yang pasti aku kagum akan kegigihan dan perhatian dia.

Hubunganku dengan adit juga tak pasti, yang pasti aku pernah menyakitinya karena aku menolaknya

Tapi hingga saat ini seolah dia tak menyerah untuk mengejarku..
Atau mungkin karena target hidup dia yang sudah tersusun rapi dari tahun ketahun. Dia manargetkan menikah pada tahun ini, pada usia dia yang ke 27. itulah adit, dia selalu menyusun rencana hidupnya jauh kedepan. Bahkan 10 tahun, 20 tahun kedepan sudah disusunnya secara terperinci. Tapi itulah yang membuat aku menolaknya, aku belum lama mengenalnya, aku pernah bertanya padanya, apakah saat dia menulis target hidupnya untuk menikah tahun ini, dia membayangkan wanita yang akan di nikahi itu siapa? Aku yakin, wanita yang dia bayangkan bukan aku, tapi orang lain, entah aku tak pernah mau tahu siapa wanita itu. Aku tak pernah ada dalam rencana hidup dia, karena perkenalan kita masih sangat singkat, tapi mengapa harus aku yang harus terjebak dalam target hidupnya?

Sungguh adit dan ardian adalah dua pribadi yang bertolak belakang, walaupun inisial nama mereka sama

Aku adalah seorang wanita, yang selama 3 bulan ini dilema dengan perasaanku sendiri. Secara jelas aku menjelaskan perasaanku terhadap 2 laki-laki itu pada perkenalan mereka. Aku seorang yang sangat simple dalam hal mencintai seseorang, aku selalu jatuh cinta karena hal-hal yang sederhana, tapi seringkali jatuh cinta tanpa sebuah alasan. Kadang perasaan itu datang tanpa aku tahu dan mengapa harus pada orang tersebut.

Aku sudah bosan menjalani kegagalan perjalanan cintaku, beberapa bulan sebelum aku mengenal ardian dan adit, aku memutuskan untuk menyerahkan kepada orangtuaku utuk memilih seseorang untukku, oleh karena itu mereka mengenalkanku pada adit, anak seorang teman bapak. Karena sudah terlanjur berjanji akan mencoba untuk menerima siapapun yang mereka pilih aku menyetujui untuk bertemu dan mencoba untuk mengenalnya.

Selama beberapa bulan aku mengenal mereka, aku semakin yakin akan perasaanku. Tapi saat aku menolak lamaran adit, keadaan sudah terbalik, ardian tidak lagi menginginkan aku menjadi bagian hidupnya. Aku tak tahu apakah alasan yang dia berikan adalah benar atau tidak, aku tak tahu. Saat aku menolak adit, banyak yang terluka, mama, bapak, adit, mbak tanti bahkan mungkin yang paling terluka adalah aku. Aku hanya memikirkan dan mengikuti perasaanku tanpa mau peduli perasaan orang lain, tapi apa yang aku dapat??? sekuat apapun aku meyakini perasaanku terhadapnya, toh sekarang dia mengabaikannya. Mungkin ini karma untukku…

Aku ingin sekali melupakan 2 nama itu dalam hidupku. Karena mereka membuat aku pusing. Aku merasakan apa yang adit rasa, aku merasakan bagaimana rasanya diabaikan, mengharapkan sesuatu yang tak pasti, tapi aku juga tak ingin mengabaikan perasaanku, karena hubunganku dengan ardian tak seperti yang aku harapkan. Dengan jelas dia mengatakan tidak mencintaiku, dia mungkin hanya mengganggap aku sekedar teman, seorang teman yang kesepian. Kisah ini bagaikan kisah cinta segitiga yang tak berujung. Jika aku tetap mementingkan perasaanku, ada seseorang yang terluka. Dan jika aku menerima cinta adit, aku sendiri yang akan terluka. Sampai akhirnya aku harus memutus untuk melupakan keduanya, agar tak ada yang merasa menang, agar semua merasakan perih yang sama. Tapi mungkin perih itu hanya untukku dan adit, karena kami sama-sama melibatkan perasaan yang dalam…

Entah apa yang aku harus ku ucapkan dipenghujung kisah ini, maaf atau terimakasih, yang pasti aku mendapatkan satu pelajaran yang sangat berharga dari kisah ini, aku akan mengucapakan 2 kata itu sebagai kata terakhirku. Maaf untuk semua yang secara sengaja atau tidak sengaja terluka karena masalah ini, untuk mama n bapak, maaf jika masalah ini membuat suasana kita sedikit berkurang keharmonisannya, maaf untuk adit yang sangat jelas terluka, maaf untuk ardian karena aku memaksakan sesuatu yang sudah pasti ku tahu itu tak mungkin.

Terimakasih untuk semua yang telah ikut mengukir sebuah kisah ini untukku.

Saat ini aku sedang mencoba untuk mengistirahatkan hati dan pikiranku, aku harus berusaha agar aku tak berkubang lagi pada kisah yang sama dan orang yang sama… walau sulit, aku harus bisa merelakan dan melupakan semua…
Aku ingin menuliskan sebuah puisi sebagai akhir dari kisah ini…

Mencinta…(ku menunggu)

Kadang, Tuhan yang mengetahui yang terbaik
Akan memberi kesusahan untuk menguji kita
Kadang, Ia pun melukai hati kita
Supaya hikmahnya bisa tertanam amat dalam
Jika kita kehilangan cinta..
Maka ada alasan dibaliknya
Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti
Namum kita tetap harus percaya
Bahwa ketika ia akan mengambil sesuatu
Ia telah siap memberi yang lebih baik…
MENGAPA MENUNGGU????
Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan
Kita tak ingin tergesa-gesa…
KARENA…..
Walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tak ingin sembrono…
KARENA…..
Walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai…
Kita tak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian cinta
Jika ingin berlari, belajarlah berjalan dahulu
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu…
BAGIKU….
Lebih baik menunggu orang yang kita inginkan…
Ketimbang memilih apa yang ada
Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai
Ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada
Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat
Karena hidupku terlampau singkat untuk dilewatkan bersama
PILIHAN YANG SALAH
Karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius
PERLU KAU KETAHUI
Bahwa bunga tidak mekar dalam semalam
Kehidupan dirajut dalam rahim selama 9 bulan
Cinta yang agung terus tumbuh selama kehidupan ini
Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal iman, keberanian dan pengharapan….
Penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan
PADA AKHIRNYA TUHAN…
Dalam segala hikmah dan kasihnya….
Meminta kita menunggu….
KARENA…
Alasan yang penting!!!!!!


~Seluas Telaga~

Pada suatu hari seorang bapak tua sedang menikmati pemandangan telaga yang indah.Memandangi riak air telaga yang damai. Tiba-tiba, datang seorang pemuda dengan wajah kusut seperti sedang menghadapi masalah yang besar. Ingin membantu, Pak Tua segera menghampirinya.
        ''Selamat pagi anak muda. Mengapa sepagi ini wajahmu amat murung dan sedih? Apakah yang terjadi?''Pak Tua berkata dgn ramah.
           Namun, si pemuda seakan tdk mendengar dan tetap dalam keadaan semula. Pak Tua kemudian prgi dan kembali lagi sambil membawa sebuah gelas & sebungkus garam. Ia lalu mengambil segelas air telaga dan mengambil segenggam  garam & mengaduknya. Diam-diam si pemuda tertarik oleh apa yang dilakukan bapak tua itu. Ternyata minuman itu sengaja dibuat untuknya.
             ''Minumlah ini!'' Saran bapak tu tadi.
              Setelah meraih gls &mencoba meminumnya, si pemuda meludahkannya kembali.
             ''Bagaimana rasanya?'' Tanya Pak Tua.
              ''Asin sekali!'' Jawab si pemuda.
              Kemudian pak tua tdi mengambil segenggam garam lagi & menaburkannya ke dalam telaga, tak lupa dia mengaduk-aduk air telaga itu.Kemudian,dia menyuruh si pemuda untuk langsung meminum air dari telaga yang sudah ditaburi garam tadi.
               ''Bagaimana rasanya sekarang?'' Tanya pak tua lagi.
               ''Segar sekali. Tidak asin sedikitpun,'' Jawab si pemuda.
               ''Begitulah juga dengan masalahmu,jika kau memendam sendiri di dalam hati,masalah itu akan terasa amat berat.Tapi,kalau saja kau mau menceritakannya kepada orang lain,mungkin itu akan terasa lebih ringan,seperti air telaga ini yg tdk terpengaruh oleh garam karena luasnya,''

Dari cerita diatas kita dpt memetik hikmahnya yaitu kalau kita mempunyai masalah yg berat dan memendamnya sendiri  masalah itu akan terasa amat berat dan apabila kita mau menceritakannya pda orang lain masalah itu akan terasa lebih ringan.  

Seperti kata bijak ini :
(''Hati yg penuh syukur, bukan saja merupakan kebajikan yg terbesar, melainkan merupakan induk segala kebajikan yang lain.'' ~Cicero~)

Sabtu, 07 Desember 2013

EXO - Miracle In December


Title : Miracle In December
Singer :  EXO
Album : Winter Album 2013
Tracklist : #1
Date Release :  2013 05 12
English Translate by : PopGasa!
Miracle In December” [Indo Sub]
”mencarimu, mendengarmu, seseorang yang sudah tidak disampingku“
_____________
[Indonesia]
Mencoba menemukanmu, kau yang tidak dapat kulihat lagi
Mencoba mendegarmu, kau yang tidak dapat kudengar lagi
Dan saat aku melihat semuanya, mendegar semuanya
Karena setelah kau beranjak pergi, aku mendapatkan satu kekuatan baru
Keegoisanku, yang hanya memperdulikan diri sendiri
Kejamnya aku, yang tidak menyadari semua perasaanmu
Aku bahkan tidak percaya, bisa menjadi seperti ini
Cintamu senantiasa mengubahku
Hanya dengan memikirkannya, duniaku seketika penuh denganmu
Karena setiap salju yang turun, adalah air matamu
Satu hal yang tidak bisa aku lakukan, membawamu kembali padaku
Aku hanya bisa berharap, bisa menghilangkan semua perasaan ini
Keegoisanku, yang hanya memperdulikan diri sendiri
Kejamnya aku, yang tidak menyadari semua perasaanmu
Aku bahkan tidak percaya, bisa menadi seperti ini
Cintamu senantiasa mengubahku
Kuhentikan waktu dan mencoba kembali padamu
Kuingat kembali dirimu dalam setiap lembar memoriku
Ketika aku berada disana, disana bersamamu
Cintamu, sebentuk manusia kecil dan lemah
Namun mampu merubah semuanya,
Seluruh hidupku,
Seluruh isi duniaku
Aku tidak tahu bagaimana cara berterimakasih atas cintamu
Aku fikir, semua akan berhenti hanya dengan aku berhenti memikirannya
Tetapi hari demi hari, aku memperbaiki diri ini agar kau kembali
Sepertinya cintaku kembali bersemi tanpa batas
Kuhentikan waktu dan mencoba kembali padamu
Kuingat kembali dirimu dalam setiap lembar memoriku
Ketika aku berada disana, musim dingin watu itu
Mencoba menemukanmu, kau yang tidak dapat kulihat lagi
Mencoba mendegarmu, kau yang tidak dapat kudengar lagi
__________________
[romanji]
[D.O] Boiji anheun neol chajeuryeogo aesseuda
deuliji anhneun neol deureulyeo aesseuda
[Baekhyun] Boiji anhdeonge boigo deulliji anhdeonge deullyeo
neo nareul ddeonan dwiro naegen eobdeon himi saenggyeosso
[Chen] Neol nabakke mollasseodeon igijogin naega yeah…
ne maeumdo mollajwodeon musimhan naega
ireohke deo dallajyeodaneunge najocha midgiji anha
[D.O] Ne sarangeun ireohke gyesok nal umjikyeo
[Baekhyun] Nan saenggakmanhamyeon sesangeul neoro chaeul su isseo hmmm…
nunsongihanaga ne nunmul han bangulinigga
[D.O] Dan han gaji mothaneun geoseun neol naegero oge haneun il
i chorahan choneunglyeog ([D.O/Baekhyun] ijen eobseoeumyeon jogesseo) uhhh..
[Chen] Neol nabakke mollasseodeon igijogin naega
ne maeumdo mollajwodeon musimhan naega
ireohke deo dallajyeodaneunge najocha midgiji anha
[Baekhyun] Ne sarangeun ireohke gyesok nal umjikyeo
[All] Jiganeul meomchwo ([D.O] Nege doraga)
chueogeul chaegeun ([D.O] Neoui peijireul yeoreo)
nan ge ane isseo ([Baekhyun] Ow hooo)
[Chen] Neowa hamkke ineun geol
aju jogeunmago yakhan sarami neoui sarangi
[Baekhyun] Ireohke modeungeol ([D.O] Nae salmeul modu)
bakkungeol ([D.O] Sesangeul modu) hooo uwoo…
[Baekhyun] Sarangi gomaun jul mollasseodeon naega hoo..
[Chen] Kkeutnamyeon geumanin jul aradeon naega ohh..
neo wonhaedeon geu moseub gedaero nalmada nareul gochyeoga
[D.O] Nae sarangeun kkeuteobsi gyesok ddeul geot gata
[All] Siganeul meomchwo ([D.O] Ije nan) nege doraga ([Chen] Nege doraga)
chueogui chaegeun ([Chen] Oneuldo) neoui peijireul yeoreo ([Baekhyun] nan geane isseo ow hoo…)
[D.O] Geu gyeure wa ineungeol
[D.O] Boiji anheun neol chajeuryeogo aesseuda
deuliji anhneun neol deureulyeo aesseuda
__________
NOTE : Buat siapapun yang mau memposting ulang Postingan ini, harap komen di bawah plus sertakan kredit blog ini. Mengambil tanpa izin = ILEGAL.